Niat Jadi TKI, Dua Remaja Putri TTS Di Cegat

Kupang-Suryatts.com, Tingginya minat keberangkatan remaja usia kerja menjadi tenaga kerja indonesia(TKI) mendapat respon serius dari Pemerintah Provinsi Nusa tenggara timur. terbukti dengan kesiapan Satuan Tugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa tenggara timur yang selalu siaga di Bandara Eltari Kupang untuk mengecek setiap keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia yang tidak prosedural.

Lagi-lagi dua remaja putri asal kabupaten Timor tengah selatan berhasil di cegat dan di tunda keberangkatannya karena setelah diperiksa, ternyata kedua remaja putri tersebut tidak memiliki data yang memenuhi prosedur sebagai calon Tenaga kerja Indonesia. saat di tenaya tim satgas TKI Non Prosedural, kedua calon tenaga kerja ilegal tersebut mengaku mendapat tiket dari bos melalui Melinda Tuan yang sudah bekrja di medan sebagai PRT,”,

“masih dalam pengakuan mereka, bahwa calon tenaga kerja tersebut diantar oleh Mersiana Tuan yang sudah merupakan Ex tenaga kerja (PRT) di medan selama dua tahun. Karena akan akan keluar daerah untuk bekerja secara ilegal, maka petugas Satgas TKI Non Prosedural An, Alexander Kabanani,ST dan Felix Mau memberikan pemahaman tentang tata cara bekerja secara legal dan menunda keberangkatan kedua calon tenaga kerja ilegal tersebut dan dipulangkan ke kampung halaman.

Ke dua Remaja Putri tersebut adalah Mertanti Tefabana asala Desa Spaha Kecamatan Kolbano dan Yunita Lapenangga asal desa Pubasu Kecamatan Tobu Kabupaten Timor tengah selatan.

Menanggapi kejadian ini, Advokat dari LBH surya NTT Herry F.F. Battileo,SH.,MH saat dimintai tanggapannya tentang hal ini mengatakan “Masyarakat Nusa Tenggata Timur perlu mendukung kinerja Satgas TKI Non Prosedural, tentunya agar tidak terjadi lagi penyiksaan dan berakibat kematian bagi pekerja ilegal dan juga akan sulit dalam penyidikan bagi penegak hukum. serta tidak terjadi penipuan hasil kerja para TKI dan TKW dari calo Tenaga kerja yang tidak bertanggung jawab.(TIM)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *