40 WARGA BESANA DIGUGAT, LBH SURYA NTT DAMPINGI GRATIS

KOTA SOE-SURYA TTS, Setelah melewati gugatan pertama, dengan hasil NO yang merupakan putusan dimana hakim menyatakan bahwa gugatan penggugat tidak dapat diterima karena alasan gugatan mengandung cacat formil, artinya gugatan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh hakim untuk diperiksa dan diadili sehingga tidak ada objek gugatan dalam putusan untuk dieksekusi.

Selasa(23/7/2019) dengan register perkara 17/Pdt.G/2019/PN Soe tertanggal 25 Juni 2019, Penggugat Ayub Akun Oematan bersama sembilan belas orang lainnya kembali menggugat Mikael Oematan bersama tiga puluh sembilan orang lainnya yang telah memberikan kuasa kepada Lembaga Bantuan Hukum Surya NTT yang ditangani Advokat Kondang asal Kota Kupang Herry F.F. Battileo,SH.MH dan Rekannya Ferdiyanto Boimau. SH.,MH

Ditemui sebelum Sidang dengan agenda Mediasi yang dimediasi oleh Hakim Mediator John Michel Leuwol,SH, Ferdy Boimau,SH.,MH yang di dampingi Pengawas LBH Surya NTT Herry F F. Battileo mengatakan

“Pada prinsipnya, Kami Tim LBH Surya NTT siap untuk mengawal kasus ini hingga selesai. Kepercayaan yang telah diberikan, akan kami gunakan sebaik mungkin demi adanya keputusan yang hukum yang tetap atas gugatan yang telah diberikan kepada 40 Kepala Keluarga dari Desa Bes’ana Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Tutur Ferdy

Terkait Perkara yang diadukan untuk 40 Kepala keluarga ini, Ferdy mengatakan “Antara Penggugat dan Tergugat masih mempunyai hubungan kekerabatan yang dekat, hanya karena adanya selisih paham dalam pengelolaan Hasil alam berupa Pasir yang sesuai informasi yang kami dapat kualitasnya bagus, membuat keluarga ini pecah dan mereka saling mencari pengakuan tentang siapa yang paling berhak mengelola hasil alam tersebut.” Ucap Ferdy

Sesuai gugatan dari Penggugat, kami melihat bahwa penggugat berdalil bahwa mereka merupakan keturunan raja yang berhak menguasai dan memiliki tanah di lokasi sengketa yang dulunya masuk dalam wilayah kerajaan. Sedangkan klien kami sampai saat ini tinggal menetap di lokasi tersebut juga atas perintah Raja.” Pungkas Ferdy

Sidang akan kembali dilanjutkan pada tanggal 30 Juli 2019, dengan agenda pembacaan gugatan.(YN)

6 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *