CAMAT ABANSEL BENTUK TIM PEDULI KESEHATAN

TTS-SURYATTS.COM, Menindaklanjuti program Bupati dan Wakil Bupati dalam mengurangi angka stunting serta meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Timor tengah selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, maka forum pimpinan kecamatan Amanuban Selatan bersama segenap unsur-unsur masyarakat serta TNI-POLRI menyatakan sikap dan membangun komitmen bersama untuk lebih serius memperhatikan kesehatan masyarakat di Kecamatan Amanuban Selatan.

Wujud nyata perhatian serius tersebut, dinyatakan dengan dibentuknya Tim Peduli Kesehatan yang sesuai keputusan bersama telah memilih Kepala Puskesmas Panite Armawati Ton, A.Md Kep selaku ketua, Nope J.D.I Nabuasa selaku Wakil Ketua dan Tomi J. Sakan selaku Sekretaris dengan Pelindung Penasihat meliputi Camat Yohanis Asbanu, S.Pt, Kapolsek I Made Wijaya dan Danramil I Ketut Suendra.

Tentang gerakan ini, Camat Yohanis Asbanu, S.Pt saat ditemui media ini mengatakan “Kurangnya kesadaran masyarakat ke Posyandu, masih terdapat ibu hamil yang melahirkan di rumah, target capaian pemberian obat filariasis yang masih rendah, masih terdapat masyarakat yang belum miliki Wc sehat serta angka stunting yang masih tinggi di kecamatan Amanuban selatan merupakan dasar dibentuknya gerakan Tim Peduli Kesehatan” Ucap Yohanis

Selain itu, Camat Yohanis juga mengatakan “ sesuai rapat bersama yang dilakukan Kamis (12/9/2019) tim Peduli Kesehatan dibagi dalam empat Zona sehingga tim kami rampingkan hingga lingkup Rt dan Rw dengan tujuan agar semua komitmen yang disepakati oleh Tim bisa dilaksanakan dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Untuk pembagian Zona meliputi Zona 1 Desa Pollo, Desa Bena dan Desa Oebelo. Zona 2 Desa Oekiu dan Desa Noemuke. Zona 3 meliputi Desa Batnun dan Desa Kiubaat. Zona 4 meliputi Desa Mio dan Enoneten.” Kata Camat

Lebih lanjut Camat mengatakan “ Dengan dibentuknya gerakan ini, jika masyarakat khususnya ibu hamil tidak ke posyandu, tim akan mendata By Name, By Address sehingga melalui para kader kita akan mengecek kehadiran lewat daftar hadir. Jika dari daftar hadir kita dapati, ada sasaran yang tidak hadir tim akan jemput di rumah dan bawa ke posyandu. Selain posyandu, jelang pemberian obat filariasis akan ada pemberitahuan yang dilakukan di setiap jenjang. Misalnya para tokoh agama akan mengumumkan lewat suara gembala di setiap hari kebaktian/Ibadah. Stunting akan ditangani secara serius, serta tim akan mendata dan menyadarkan masyarakat yang belum memiliki Wc sehat agar segera membangun Wc sehat demi peningkatan Kesehatan bagi dirinya sendiri dan umumnya bagi masyarakat di Amanuban Selatan” Pungkas Camat Asbanu.

Tim Peduli Kesehatan yang melibatkan semua unsur dari Pegawai Kecamatan, Polsek, Koramil, Pimpinan Sektor, Para Kepala Sekolah, Kepala Desa, Pendamping PKH, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta Linmas. Dalam melaksanakan kegiatan ini tidak memungut biaya apapun dalam bentuk apapun. (TIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *