Total Korban Dugaan Keracunan Berjumlah 191 Orang, Bupati Tahun Pastikan Lakukan Operasi Pasar

Panite-Suryatts.com, Sesuai data terkini yang dihimpun media ini pukul 20.00 Wita(15/10/2019), didapati bahwa korban dugaan keracunan makanan pada resepsi pernikahan di Se’i Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor tengah selatan Provinsi Nusa tenggara timur menyebar di tiga Kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Kolbano, Kecamatan Kualin dan Kecamatan Amanuban Selatan dengan total jumlah korban mencapai 191 Orang.

Seratus sembilan puluh satu ini, merupakan total dari jumlah korban keracunan makanan pada acara pernikahan di Se’I Kecamatan Kolbano. Dengan rincian, Kecamatan kolbano 98 orang, Kecamatan Amanuban Selatan 47 Orang dan Kecamatan Kualin 35 Orang.

Menyikapi kejadian ini, Bupati Egusem P. Tahun yang tiba bersama Istri dan rombongan pada Selasa(15/10/2019) sekitar pukul 18.30 Wita untuk mengunjungi para korban mengatakan

“Saya hadir disini dan melihat para korban, itu merupakan bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Timor tengah selatan sangat peduli dan  memberikan perhatian bagi masyarakatnya. Selain itu, sejak pagi kita sudah kerahkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta instransi terkait guna menyikapi keadaan ini.”,

“Dalam pantauan kami, kondisi para korban mulai membaik. Sehingga sesuai keterangan dokter, sampai saat ini belum ada korban yang statusnya akan dirujuk dan hanya ada beberapa korban yang masih dalam tingkat pemulihan kondisi. Tetapi, pemerintah tetap ada antisipasi sehingga satu atau dua hari ke depan kalau keadaan para korban sudah pulih baru kita pulangkan ke rumah masing-masing.” Kata Bupati Epy Tahun

Tentang kejadian ini penetapan status ini apakah akan menjadi kejadian luar biasa (KLB) Bupati mengatakan “Untuk tetapan status ini menjadi Kejadian Luar Biasa(KLB) tentunya harus dilengkapai data-data di lapangan bukan kita raih-raih saja. Sehingga, data terus dikumpulkan dan penanganan terus dilakukan.

Kalau proses adminsistrasi sudah lengkap dan kalau datanya sudah filed, kita langsung tanda tangan untuk tetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa untuk segera ditangani. Selain menunggu data yang Filed, pemerintah sebenarnya hari ini (15/10/2019) akan melakukan operasi pasar namun karena kejadian ini terjadi operasi pasar kita pending beberapa hari ke depan. Untuk penertiban makanan Kadaluarsa/Expiredvakan kita libatkan semua unsur.” Pungkas Bupati Tahun. (Yabes)

 

 

3 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *