Rabu Besok, DKPP RI Putuskan Pengaduan Nabopalasar Bansae

Kota Soe-Suryatts.com, Setelah mengadu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu(DKPP) Republik Indonesia pada 23 Juli 2019 dengan nomor pengaduan No.272-P/L-DKPP/VIII/2019 yang diregistrasi dengan perkara No.261-PKE-DKPP/VIII/2019, Rabu (23/10/2019) pukul 13.30 Wib Pengaduan tersebut akan diputuskan.

Tentang akan di putuskannya pengaduan yang diadukan Nabopalasar Bansae sehingga menjadi perkara dengan No.261-PKE-DKPP/VIII/2019, Nabo yang dihubungi Via Handphone Selasa(22/10/2019) mengatakan

“Saya dan teman-teman Optimis, bahwa dari pengaduan yang telah kami ajukan pasti dapat menghasilkan keputusan yang memuaskan untuk partai berkarya. Ini kan tentang Kode etik, tentunya ada sanksi yang akan DKPP keluarkan. Entah, Sanksi berat atau ringan. kita lihat besok(23/10/2019) hasil putusannya seperti apa.” Ucap Nabopalasar Bansae

Tentang tindakan selanjutnya ketika sudah menerima Putusan dari DKPP, Nabopalasar mengatakan

“Yang pasti, saya dan teman-teman serta partai Berkarya telah sepakat untuk mendaklanjuti putusan DKPP ke tahapan selanjutnya. Sehingga ada keadilan bagi kami dan Partai Berkarya Kabupaten Timor tengah selatan” Pungkas Bansae

Nabopalasar Bansae, dipanggil untuk mengikuti sidang putusan dengan nomor panggilan; 4447/PS.DKPP/SET.04/X/2019. Dengan agenda sidang, mendengarkan pembacaan putusan nomor 261.PKE-DKPP/VIII/2019. Pembacaan putusan dapat diikuti secara live melalui media sosial DKPP(Facebook Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia). (Yabes)

23 total views, 1 views today

1 Comment

  1. Kami Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya (PB) Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah mencermati seluruh proses pengaduan dari awal atas pengaduan Napolasar Bansae salah satu pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PB Timor Tengah Selatan (TTS) selalu menasehati agar setiap tahapan proses perlu ada bukti-bukti yang kuat. Bukti2 tersebut untuk menipis kecurigaan berbagai pihak bahwa PB dari Dapil 8 TTS DPRD Provinsi melayangkan laporan bukan karna PB tidak dapat kursi tapi lebih kepada mencari satu keadilan yang hakiki dalam proses perjuangan pemilu legislatif. Perlu kami sampaikan pula bahwa sebelum laporan tersebut sampai ke DKPP masalah ini sudah diproses terlebih dahulu di Bawaslu NTT kemudian oleh Kejaksaan Negeri TTS sudah diputuskan bahwa oknum caleg DPRD Provinsi TTS yang dilaporkan oleh Napolasar Bansae terbukti benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *