Siswi SMK 1 Abansel Diperkosa, Keberadaan Terlapor Masih Di Lacak

Kota Soe-Suryatts.com, Pelacakan keberadaan Benyamin Selan terlapor kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan terhadap siswi kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Amanuban Selatan Kabupaten Timor tengah selatan terus dilanjutkan. Tahapan pemanggilan terhadap terlapor telah dilakukan Kepolisian sektor amanuban selatan, namun karena dikarenakan pelaku tidak berada di tempat. Sampai hari ini, terlapor belum mengidahkan panggilan Penyidik Maposlek Amanuban Selatan.

Hal ini dikatakan Kaposek Amanuban Selatan Ipda Made Sujana, SH saat dihubungi media ini Via WhatsApp (23/10/2019). Menurut Kaposek Wijaya

“Korban dan para saksi sudah diperiksa, sedangkan pelakunya sudah dipanggil melalui surat panggilan dari Polsek namun yang bersangkutan belum datang ke Polsek. Sesuai informasi yang kami peroleh yang bersangkutan tidak ada dirumahnya dan kemungkinan keluar kota.”Kata Made

Lanjut Made ” Surat panggilan pertama sudah diberikan dan kami masih menyelidiki keberadaan pelaku, yang bersangkutan akan dipanggil sampai 3 kali, apabila tidak mengindahkan panggilan kita keluarkan DPOnya” Tegas Made Wijaya

Tentang penangannya dari Sanggar Suara Perempuan(SSP), Rambu Atanau Mella saat dihubungi megatakan “Sebagai pimpinan Sanggar Suara Perempuan, dalam kasus ini saya sudah minta divisi Pendampingan dan advokasi untuk segera melakukan pendekatan dengan pihak Polsek.” Pungkas Rambu Atanau Mella

Ditempat tempat terpisah, Tokoh Agama Amanatun Selatan Pendeta Lukas Koebanu saat dihubungi mengecam keras perbuatan ini dan berkata

“Ini masalah serius, karena berhubungan dengan kemanusiaan. Karena dampak terjadinya kejadian ini, merusak mental anak dan jika dilihat dari sisi undang-undang kasus-kasus seperti ini telah menjadi perhatian serius dari pemerintah.” Ungkap Lukas

Lebih lanjut, Pendeta Lukas mengatakan “Perhatian khusus harusnya diberikan pemerintah dan jika serius, pasti tidak selama ini penangannya. Sehingga kepada pihak kepolisian harus lebih serius menangani hal kasus ini, jika persoalannya terlapor tidak berada ditempat. Menurut saya, Polisi lebih pintar dalam mengatasi hal-hal seperti ini.”,

“Jika tidak berada di tempat, Istrinya dan saudaranya bisa dipanggil untuk ditanya tentang keberadaan terlapor. sehingga, penanganan kasus ini bisa terus berjalan sampai pihak korban bisa mendapatkan keadilan atas kejadian yang dialaminya. Selain itu, kepada pihak sekolah jangan terkesan acuh terhadap kasus ini, tapi harusnya bisa memberikan dukungan bagi korban agar kuat menghadapi kasus ini” Harap Lukas

Kejadian naas ini, diketahui setelah Bunga bersama orang tuanya mengaduhkan kejadian yang menimpahnya ke Mapolres Timor tengah selatan pada (2/10/2019). Sesuai laporan polisi, gadis malang ini, diduga diperkosa Benyamin Selan pada pukul 17.30 sampai dengan 18.30 Wita tanggal (1/10/2019) di atas mobil Izuzu biru milik terlapor. Setelah itu, bunga diantar pulang ke rumahnya dalam keadaan masih menggunakan pakian seragam sekolah. (Yabes)

17 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *