Wed. Apr 1st, 2020

SURYATTS

Timor Tengah Selatan

Akses Jalan Ke Jembatan Gantung Panite, Kembali Di Buka

Batnun-Suryatts.com, Sempat di blokir, sejak minggu (19/1/2020) sekitar pukul 16.00 Wita, akses jalan menuju ke jembatan gantung Panite kembali di buka. Sesuai hasil pantauan media ini permintaan pemilik lahan untuk memperjelas status kepemilikan lahan telah diselesaikan oleh pemerintah desa Batnun Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor tengah selatan.

Kades Batnun Anton Lekiwatu saat ditemui media ini mengatakan bahwa kejadian ini terjadi sebenarnya hanya ada kesalahpahaman antara pemilik lahan dan tidak ada sangkut paut dengan Cv yang mengerjakan pekerjaan.

“Tidak ada masalah dalam pekerjaan jembatan gantung Panite dan yang terjadi hanyalah salah paham antara kakak adik pemilik lahan sehingga kami dari pihak desa Batnun telah berkordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan amanuban selatan untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi” Ungkap Kades

Kades juga menegaskan bahwa, Untuk pekerjaan jembatan gantung Panite ini telah melalui semua tahapan sehingga bisa dikerjakan sampai tahap ini.

“Untuk diketahui, terkait pembebasan lahan. Tidak pernah ada penyerobotan dan pemaksaan terhadap semua pemilik lahan dan semua pemilik telah menyatakan kesediaan memberikan lahannya yang dibuktikan dengan adanya berita acara penyerahan lahan yang sudah ditanda tangani setiap pemilik lahan. Dasar dari berita acara ini maka pekerjaan ini bisa dikerjakan.” Jelas Kades

“Sehingga, dari kejadian ini. Kami dari pihak pemerintah desa batnun dan kecamatan telah mengambil komitmen untuk pekerjaan jembatan gantung Panite ini harus tetap dikerjakan tanpa ada persoalan hingga selesai dikerjakan.” Harap Kades

Sedangkan Camat Amanuban Selatan Yohanis Asbanu yang diwakili Sekcam Susten Sesfao pada kesempatan tersebut memfasilitasi pihak keluarga pemilik lahan serta mencari solusi terbaik agar dari kesepahaman yang terjadi antara kakak beradik dalam keluarga Neolaka Clear dan tidak menghambat pekerjaan jembatan gantung Panite,

“Mewakili pemerintah kecamatan amanuban selatan, kami ditugaskan untuk mencari solusi terbaik dalam kejadian yang terjadi. Sehingga dari hasil mediasi yang kami lakukan ternyata terjadinya kejadian pemblokiran jalan ini hanya karena kesalahpahaman dan Puji Tuhan sudah ada kata sepakat dari pihak keluarga untuk menyelesaikannya tanpa menghambat pekerjaan penyelesaian jembatan gantung Panite” Jelas Susten Sesfao.

Jembatan Gantung Panite merupakan Jembatan gantung pertama yang dibangun di kabupaten timor tengah selatan menggunakan pos anggaran APBN dan sesuai pantauan media ini pekerjaan tersebut telah memasuki tahapan penyelesaian pekerjaan namun mulai digunakan oleh masyarakat setempat khususnya pelajar. (Yabes)

1,763 total views, 4 views today