Fri. Oct 23rd, 2020

SURYATTS

Timor Tengah Selatan

SATU WARGA KUALIN TEWAS, DUA DI LARIKAN KE RSUD SOE

Kualin-Suryatts.com, Senin (20/1/2020) sekitar pukul 23.00 Wita YRT(36) warga Rt.16/Rw.07 Desa Oni Kecamatan Kualin Kabupaten Timor tengah selatan Provinsi Nusa tenggara timur, Nekat melakulan penganiayaan berat yang mengakibatkan satu orang tewas dan dua orang warga kecamatan kualin dilarikan ke RSUD Soe guna mendapatkan pertolongan.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini, dari aksi yang dilakukannya. Mengakibatkan Imer Nenabu(11), Keponakan kandung YRT tewas setelah mengalami luka robek di bagian leher kiri dan kanan. Sedangkan Yupiter Timaubas mengalami luka robek pada testa bagian kiri sepanjang 7 cm akibat terkena pisau dan Heridion Timaubas yang adalah adik kandung korban mengalami luka robek pada paha kiri, punggung kiri, betis kaki kiri dan pergelangan tangan kiri akibat terkena benda tajam. Korban sudah dirujuk ke RSUD Soe.

Kapolres Timor tengah selatan AKBP Aria Sandy, SIK saat dihubungi terkait kejadian ini melalui Kasat Reskrim Iptu Jamari membenarakan ada kejadian ini dan berkata,

“Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang warga dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Soe” Kata Kasat

Masih menurut Kasat Jamari, sesuai hasil olah TKP berikut kronologis kejadian kejadian ini,

“Pada hari senin tanggal 20 januari 2020 sekitar pukul 23.30 wita bertempat di rumah korban Yupiter Timaubas pelaku melakukan penganiayaan menggunakan pisau terhadap korban Yupiter Timaubasyang mengakibatkan luka robek terkena pisau di testa kanan. Namun korban Yupiter Timaubas berhasil melarikan diri dan meminta bantuan kepada tetangga.

Setelah aksinya terhadap Yupiter Timaubas, sekitar pukul 02.30 wita hari selasa 21 januari 2020 YRT meminta tolong kepada saksi saudara Feliks Sakan untuk diantar ke rumah pelaku di Bitan (pelaku yang memgemudi), tiba di rumah pelaku di bitan dirinya masuk kerumah sekitar 1 menit lalu keluar lagi dan mengajak saksi Feliks Sakan pergi untuk beli rokok di rumah korban Heridion Timaubas yang berjarak sekitar 1 km. Setibanya di rumah korban, pelaku mengetuk pintu dan memanggil korban hendak membeli rokok. Setelah korban bangun dan membuka kios, pelaku membeli rokok menggunakan uang Rp. 50.000. Kemudian saat korban berbalik hendak mengambil uang kembalian, pelaku langsung mengambil pisau dan menikam korban dari belakang. Feliks Sakan yang ada pada saat itu langsung berteriak mengingatkan korban dan langsung lari menggunakan motornya.

Aksi YRT tidak sampai disitu saja, usai menikam korban HT, pelaku berjalan kaki menuju rumah korban Imer Nenabu yang berjarak sekitar 750 m dan sekitar pukul 03.30 wita pelaku masuk ke rumah korban Imer Nenabu melalui pintu belakang yang biasanya tidak dikunci. Setibanya di dalam kamar, korban sementara tidur pulas bersama ibu kandung korban an. RANCY TIMAUBAS. Kemudian pelaku langsung menusuk korban menggunakan pisau yang sudah dibawa pelaku sebanyak 2 kali yang mengenai korban pada leher kiri dan kanan yang menyebabkan korban meninggal dunia.” Jelas Kasat Jamari

Pada pukul 03.45 Wita keluarga korban datang melapor ke Mapolsek Kualin dan Kapolsek Kualin IPDA Simon Petrus Ninu yang mendapatkan laporan ini langsung bersama 2 anggota BRIGPOL Paulus Bien dan BRIGPOL Vincent Bria langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

Barulah sekitar pukul 07.00 Wita, Kapolsek bersama anggota berhasil menangkap pelaku di rumah pelaku dirumah Ongki Ton. Setelah tertangkap, pelaku segera diamankan di Mapolres Timor tengah selatan untuk proses selanjutnya” Pungkas Kasat

Akibat dari perbuatannya, YRT dijerat pasal 338 jo 351 ayat tiga (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun pidana penjara. (Yabes)

4,000 total views, 6 views today